Sebagai bagian dari Monthly Event, acara bulanan yang wajib diikuti oleh para residen yang tinggal di asrama, pada Selasa, 1 Oktober 2024, pukul 19.00 – 21.00 WIB, akan diselenggarakan seminar bertema Rediscovering Manhood. Acara ini khusus diadakan untuk residen Redeemer Dormitory lantai 5 dan 6, serta MYC, dan bertempat di Gedung D 502 Universitas Pelita Harapan.
Manfaat dan Tujuan
Seminar ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para residen mengenai peran seorang pria menurut perspektif Alkitab. Para peserta diajak untuk memahami bahwa pria dipanggil untuk memimpin, baik dalam keluarga maupun masyarakat, dengan meneladani Kristus yang penuh kasih dan pengorbanan. Kepemimpinan ini tidak berlandaskan pada dominasi, melainkan pada pelayanan dan tanggung jawab.
Selain itu, seminar ini juga memberikan pemahaman tentang bagaimana menjadi pria yang hidup sesuai dengan prinsip Alkitab, yakni dengan integritas, kejujuran, dan kesetiaan pada nilai-nilai etika Kristen. Peserta akan menerima pengajaran yang mendalam terkait peran pria dewasa dalam kepemimpinan dan panggilan hidup, serta bagaimana menghadapi tantangan tersebut secara bijaksana.
Melalui seminar ini, diharapkan para residen dapat memanfaatkan momentum ini untuk belajar bersama, berdiskusi, dan merenungkan aspek penting dalam pembentukan identitas dan karakter mereka sebagai pria yang bertanggung jawab.
Pengalaman Menarik
Sepanjang berlangsungnya seminar Rediscovering Manhood, banyak momen menarik yang terjadi. Salah satu momen paling berkesan adalah sesi tanya jawab antara residen dan pembicara, di mana para residen dapat mengajukan pertanyaan secara anonim melalui platform online. Hal ini mendorong antusiasme peserta untuk lebih terbuka dalam mengajukan pertanyaan, baik yang relevan dengan topik seminar maupun pertanyaan di luar topik yang selama ini mereka hadapi dalam pencarian jati diri mereka sebagai pria, serta peran yang harus mereka jalankan.
Sesi ini membuka wawasan baru bagi para Dorm Parents, Resident Assistants, dan supervisor bahwa banyak residen yang masih bingung dalam menemukan identitas mereka dan menghadapi berbagai masalah, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, maupun hubungan sosial. Diskusi ini memberikan ruang bagi para residen untuk menyuarakan kegelisahan mereka, dan pada saat yang sama membantu mereka menemukan arah dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut
Article by Sudarsono Siburian


